KENAL LEBIH DEKAT DENGAN “POSITIONING” (1)

Rangkaian artikel ini akan membahas tentang positioning brand berdasarkan buku klasik pemasaran, “Positioning, The Battle For Your Mind”. Sebisa mungkin saya kaitkan dengan brand yang ada di Indonesia. Semoga rangkaian artikel ini bermanfaat.

 

*****     *****   *****

SEBAGAI APA BRAND ANDA DIKENAL?

Tahukah Anda, bagaimana teman-teman, handai taulan, tetangga dan semua orang mengingat Anda? Sebagai seorang insiyur? Atau seorang direktur? Guru? Orang jahat? Orang sakti? Orang baik? Ustad? Pemurah? Pelit? Atau apa? Benar atau salah anggapan orang-orang, itulah ‘positioning’ yang melekat pada Anda.

Begitu juga dengan brand produk Anda. Mau dikenal sebagai apa oleh konsumen? Produk yang mahal? Murah? Berkualitas? Elit? Biasa saja? Atau apa? Sengaja nggak sengaja, brand kita ada posisinya di benak para konsumen. Trus ada pertanyaan, bagaimana mau tahu positioning produk kita kalau konsumen tak kenal brand kita? Kalau itu yang terjadi, wah, gawat itu. Berarti ada yang salah dalam kegiatan branding produk Anda. Hal itu nanti kita bahas di artikel selanjutnya. Saya di sini akan membahas prinsip dasar dari positioning dulu.

mercedes-benz-dream-factory-black-6966

mercedes-benz-dream-factory-red-6968

mercedes-benz-dream-factory-silver-6967

Baiklah, biar lebih gampang, mari kita bahas dalam bentuk kasus saja. Apa kata yang terlintas ketika mendengar “Mercedes Benz”? Sebagian besar bilang, “mobil mewah” atau “mahal”. Itulah positioning Mercedes Benz. Dengan sekuat tenaga, Mercedes membentuk positioning tersebut melalui iklan dan semua jalur komunikasi. Semua desain iklan Mercedes tampak mewah, elegan dan sophisticated. Hingga kemudian Mercedes Benz dianggap oleh konsumen sebagai produk yang sophisticated.

Kasus yang lain. Bagaimana kalau obat nyamuk HIT? Mungkin kita akan mengingatnya sebagai obat nyamuk “murah”, “tidak mahal” sekaligus “lebih bagus”. HIT memposisikan diri sebagai obat nyamuk no 2 setelah Baygon. Konsumen pun kemudian membeli HIT ketika menganggap Baygon terlalu mahal.

Lalu kenapa harus ada positioning untuk produk kita? Di era dunia yang super bising ini, benak konsumen menerima begitu banyak informasi, mulai berita politik, ekonomi hingga iklan. Iklan brand kita langsung tenggelam walaupun datang dengan bertubi-tubi. Karenanya kita butuh positioning, untuk memperkuat pesan kita sehingga kita masih punya kesempatan untuk diingat oleh konsumen.

Positioning adalah cara yang paling efektif untuk bisa masuk dalam ingatan konsumen. Mercedes Benz berhasil diingat sebagai mobil mewah dan Daihatsu Xenia berhasil diingat sebagai mobil murah yang bisa ngangkut orang banyak. Sedangkan HIT bisa menembus ingatan konsumen dengan tagline, “Buat Apa Bayar Lebih Mahal?”

Nah, ingin diingat sebagai apa brand kita oleh konsumen? Karena itu, pikirkanlah postioning brand Anda mulai sekarang dengan serius. Besar atau kecil bisnis Anda, positioning brand terlalu penting untuk diabaikan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s